Pemerintah Indonesia telah merubah pola pengukuran pembangunan desa dari Indeks Desa Membangun (IDM) yang disederhanakan jadi Indeks Desa (ID). Perubahan ini buka nomenklatur saja, tapi juga menyentuh aspek metodologi, fokus pengukuran, dan implikasi kebijakan pembangunan desa yang diharapkan jadi momentum mengevaluasi arah dan strategi pembangunan desa.
Selain itu pula, pemerintah juga menetapkan Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) merupakan suatu ukuran komposit yang merepresentasikan tingkat kerentanan suatu desa terhadap dampak perubahan iklim secara relatif. IRID sendiri berfungsi sebagai alat diagnostik untuk mengidentifikasi tingkat risiko iklim sekaligus basis perencanaan untuk meningkatkan ketahanan desa.
Untuk melihat rangkuman informasi berkaitan indeks-indeks desa di Provinsi Maluku Utara, dapat dilihat pada kanal ini.